Pameran ini menghadirkan koleksi pilihan dari Museum Radyapustaka Surakarta dan Museum Keris Nusantara. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan sejarah, seni, dan budaya kepada masyarakat serta wisatawan melalui ruang publik yang mudah dijangkau.
Surakarta, 12 Oktober 2026 — BPC PHRI Surakarta hadir mendukung upaya penguatan pariwisata budaya melalui penyelenggaraan Pameran Temporer dalam rangka Hari Museum Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung pada 9–12 Oktober 2026 di sembilan hotel di wilayah Solo Raya.
Sembilan hotel yang menjadi lokasi pameran meliputi Solo Paragon, Megaland Hotel Solo, The Alana Hotel, Lorin Solo Hotel, The Sunan Hotel, Sahid Jaya Solo Hotel, Novotel Solo, Harris Hotel & Convention Solo, serta The Royal Surakarta Heritage.
Koleksi Museum Radyapustaka merepresentasikan kekayaan budaya Jawa, sementara koleksi Museum Keris Nusantara memperkenalkan keris sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan estetika.
BPC PHRI Surakarta memandang kolaborasi antara sektor perhotelan dan pengelola museum sebagai langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap warisan budaya sekaligus menghadirkan pengalaman menginap yang lebih edukatif dan berkesan bagi wisatawan.
Kehadiran koleksi museum di lingkungan hotel juga menunjukkan bahwa hotel tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap, tetapi dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Kota Surakarta kepada para tamu.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, pengelola museum, dan industri perhotelan semakin kuat dalam mengembangkan potensi wisata budaya serta meningkatkan daya tarik pariwisata Kota Surakarta.
BPC PHRI Surakarta terus mendorong kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pariwisata Solo Raya yang berdaya saing, berkarakter, dan berkelanjutan.
BPC PHRI SURAKARTA
Bersinergi untuk Kemajuan Pariwisata dan Perhotelan Solo Raya.
*Erhick
